Tom Yum : Rajanya Makanan Thailand

Sudah sejak zaman dulu kreatifitas dan inovasi makanan telah menjadi simbol status di Thailand. Kerajaan Thailand sangatlah berkontribusi pada perkembangan makanan modern jika dibandingkan dengan negara-negara lain. Bahkan beberapa rajanya sampai menerbitkan buku tentang makanannya sendiri. Selain dibidang kuliner ini, Kerajaan dan rakyat mereka menggemari olahraga. Mereka menyantap makanan setelah selesai mengadakan acara olahraga bersama. Bahkan mereka sangat menyukai sepakbola yang dapat dilihat dengan kesebelasan mereka yang disebut tim gajah putih. Untuk semakin mengembangkan sepakbola, mereka sering menonton acara live tersebut sembari bermain judi di agen bola terpercaya deposit 50rb. Platform yang digunakan adalah online menggunakan website yang resmi sehingga aman untuk dimainkan semua orang.

Dengan resep-resep yang terus-menerus disempurnakan, tahun demi tahun hingga terciptalah Tom Yum. Rasa pedas dan asam dari cabai dan serai dipadukan dengan kelembutan santan kelapa dan lengkuas.

Tom Yum (dibaca bukan Tom Yam!) adalah hidangan kerajaan yang ketujuh. Disajikan untuk mengesankan bangsawan dan tamu mereka. Tom Yum (walau tanpa bukti) merupakan modifikasi dari resep asal Cina atau India yang dibawa ke Thailand  saat trend perdagangan laut mulai booming di abad ke-15. Sebelumnya, bahan-bahan seperti cabai tidak tumbuh asli di Thailand, dan dibawa sebagai hadiah untuk kerajaan, dan akhirnya dijadikan sebagai komoditi pertanian.

Tom Yum diyakini sebagai hasil modifikasi dari makanan Cina yang kurang populer. Saat itu orang-orang dari Tiongkok terkenal memakan berbagai jenis makanan, sedangkan budaya Thailand sangat berbeda. Membunuh hewan darat dan memakannya merupakan hal yang tabu bagi keluarga kerajaan yang beragama Buddha. Jadi awalnya Tom Yum adalah makanan vegetarian. Namun seiring berkembangnya zaman, udang, ikan, dan daging lainnya ditambahkan untuk menyempurnakan makanan ini.

kamu juga bisa mencicipi kelezatan raja makanan dari Thailand ini dengan membuatnya sendiri di rumah dengan menjajal resep yang sudah kita siapkan. Simak baik-baik resep di bawah ini.

TOM YUM UDANG

SUP | 2-3 SERVINGS | 30 MENIT

BAHAN-BAHAN:

– 8 gelas air

– 4 batang daun serai dengan ukuran 4”

– 4 lembar daun jeruk purut

– 2-4 cabai merah

– 4 sdm kecap ikan

– 1 sdm saus sambal

– 3 sdm asam

– 3 sdm sambal bawang

– 2 sdm madu

– 10 ons udang, dicuci dan dibuang kulitnya

– 8 ons jamur, dicuci dan dipotong tipis

– 1 buah tomat

– 1 ½ buar jeruk nipis, diperas

– 2 cup mie bihun

– 2 cup kecambah/tauge

– ½ cup daun selasih

– ½ cup daun ketumbar

CARA MEMASAK:

  1. Sediakan panci berukuran besar lalu masukkan daun serai, daun jeruk purut, cabai merah, kecap ikan, saus sambal, asam, sambal bawang dan madu. Didihkan dan kecilkan api. Masak 15 menit.
  2. Tambahkan udang dan jamur. Masak 10 menit
  3. Setelah kira-kira matang, matikan api kemudian tambahkan tomat, perasan jeruk nipis, mie bihun, tauge, daun selasih dan daun ketumbar. Aduk hingga merata kemudian sajikan ke dalam 3 mangkuk. Tom Yum siap untuk dihidangkan.

Bun Cha – Hidangan Asli Vietnam Favorit Obama

Bun cha adalah hidangan lokal yang berasal dari Hanoi, ibukota Vietnam. Hidangan ini bisa kamu temukan kapanpun dan dimanapun. Di restoran ataupun gerobak kaki lima, sama-sama tetap dapat

Sepiring bihun, semangkuk kuah kaldu dengan daging babi, dan sekeranjang sayuran segar. Jadi untuk kalian yang muslim, makanan ini jelas non-halal ya.

Bun atau kita sebagai bihun, disajikan di piring terpisah. Orang-orang Hanoi sangat pilih-pilih dalam hal memasak, hal ini terlihat jelas dari pilihan jenis mie yang berbeda untuk tiap jenis hidangannya. Untuk membuat semangkuk bun cha yang lezat, bihun harus tipis, lembut, dan kenyal.

Cha adalah dagingnya, disajikan dalam mangkuk. Dagingnya berasal dari daging babi dan dimasak dalam dua gaya: cha vien (dihaluskan) dan cha mieng (diiris tipis) dan disajikan dengan kuah berkaldu.

Yang membedakan tingkat kelezatan bun cha adalah kuahnya. Untuk membuat kuah yang paling mantap,  si juru masak akan mencampurkan saus ikan, cuka, dan gula menjadi satu. Bahan-bahannya mungkin terdengar sederhana tetapi rasanya bervariasi dari satu toko ke toko lainnya, karena mereka punya takarannya masing-masing.

Tak lengkap rasanya kalau hidangan vietnam disajikan tanpa sayuran dan rempah-rempah. Kamu akan menemukan selada segar, basil Thailand, daun ketumbar, amis-amisan, bunga pisang, dan ketumbar.

Kalau kamu penasaran dan ingin mencobanya di rumah, kamu bisa mencoba membuatnya dengan resep di bawah ini.

BAHAN-BAHAN:

– 1 sdm minyak nabati

– 200g mie bihun

– seikat daun mint segar

– seikat seledri

– ½ cup kecambah

KUAH:

55g (1/4 cup) gula halus

– 60ml (1/4 cup) kecap ikan

– 60ml (1/4 cup) air

– 2 sdm cuka

– 1 cabai merah panjang segar

– 2 siung bawang putih

– 2 sdm lime juice

PATTIES:

500g daging babi atau sapi (halal)

– 1 siung bawang putih

– 1 butir telur

– ¼ cup daun bawang yang dipotong kecil-kecil

– ¼ cup daun mint segar yang dipotong kecil-kecil

– 1 sdm kecap ikan

– ½ sdm lada hitam

CARA MEMASAK

Langkah 1 : Untuk kuahnya, masukkan gula, kecap ikan,  air, dan cuka ke dalam panci yang sudah  panas, biarkan selama 2 menit hingga gula mencair.

Langkah 2 :  Masukkan cabai merah yang telah dipisah dengan bijinya, masukkan ke dalam panci bersama dengan bawang putih dan perasan jueruk nipis. Tuangkan ke dalam 4 mangkuk.

Langkah 3 :  Untuk membuat patties, masukkan daging yang telah dicincang, bawang putih, telur, daun mint dipotong kecil-kecil, kecap ikan, dan merica ke dalam mangkuk besar dan aduk hingga merata. Kemudian bentuk adonan tadi menjadi 16  bola-bola  lalu pipihkan.

Langkah 4 :  Panaskan minyak dalam  wajan berukuran besar, gorenglah patties tadi dalam 2 grup, masing-masing 3 menit  tiap sisinya. Goreng hingga berwarna keemasan.

Langkah 5 :  Rebuslah bihun hingga dirasa cukup lembut, kemudian keringkan.

Langkah 6 : Susunlah bihun, daun mint,  seledri, kecambah, dan patties di atas serving platter. Sajikan kuah ke dalam 4 mangkuk. Bun cha siap untuk dinikmati.

Semua yang Harus Kamu Tahu Tentang Pad Thai

Kalau ngomongin soal makanan Thailand, nama Pad Thai sudah pasti harus kita bahas. Tanpa pikir panjang, bisa dibilang makanan satu ini merupakan salah satu makanan terenak dari Thailand yang bisa bikin kita ketagihan.

Hidangan Bersejarah yang Memanjakan Lidah

Kway teow pad Thai adalah nama lengkap dari makanan yang sebenarnya berasal dari Cina. Kway teow dalam bahasa Cina berarti mie beras dan bisa dibilang para pendatang dari Cina lah yang pertma kali memperkenalkan makanan ini ke Thailand namun dengan versi yang berbeda dari Pad Thai saat ini.

Hidangan ini semakin populer ketika pada tahun 1930, Perdana Menteri Thailand saat itu menjadikan makanan ini sebagai hidangan nasional. Pemerintah Thailand juga ingin mengurangi konsumsi beras dalam negeri dan menjadikan beras sebagai produk ekspor utama negara. Untuk meningkatkan popularitas hidangan ini, pemerintah Thailand memberikan berbagai macam resep untuk membuat Pad Thai kepada masyarakat. Tujuannya agar masyarakat mau berjualan kaki lima di tiap sudut kota. Karena inilah, Pad Thai menjadi makanan enak dan ekonomis pada tahun 1940an.

Kalau kamu penasaran seperti apa rasa makanan khas thailand ini, kamu juga bisa membuatnya sendiri di rumah. Menurut ahlinya, yang paling penting dalam membuat Pad Thai adalah bahan-bahan dan cara memasak yang tepat.

Resep di bawah adalah resep yang sederhana, dengan bahan-bahan yang mudah di cari semua orang. Karena untuk membuat Pad Thai yang nikmat dan lezat, bukan bahan-bahan rumit yang dibutuhkan, karena yang paling penting adalah BALANCE.

RESEP PAD THAI

Bahan-bahan:

– Minyak (3 sdm)

– Bawa putih yang dihaluskan (4-5 sdm)

– ½ Cup tofu

– 2 butir telur

– 120 gram mie gepeng, rebus selama 20 menit kemudian keringkan

– Daun bawang yang dipotong kecil (4 sdm)

– 1 cup kecambah

– Kacang yang disangrai dan dihaluskan

– Gula (1 sdm)

– Bubuk cabai ( ½ sdm)

– Kecap (2-3 sdm)

– Potongan lemon

Cara Memasak:

Panaskan minyak dalam wajan hingga sedikit berasap.

– Masukkan bawang dan tumis sampai berwarna kecoklatan.

– Masukkan tofu dan oseng perlahan.

– Masukkan telur ke dalam wajan dan aduk dengan cepat.

– Masukkan mie, ½ cup kecambah, dan kacang yang telah dihaluska.

– Aduk hingga merata dan tambahkan perasan lemon, bubuk cabai, gula, dan kecap.

– Setelah dirasa cukup matang dan merata, tuangkan ke dalam mangkuk atau piring dan taburi dengan kacang dan daun bawang.

– Pad Thai siap untuk dihidangkan, kamu juga bisa menaruh sisa kecambah, daun bawang, dan irisan lemon di tiap sisinya.

Cobalah dan sesuaikan dengan selera kamu. Selamat memasak!

Banh Xeo : Crepes Asal Vietnam

 Banh xeo adalah hidangan yang berasal dari kota Ho Chi Minh. Makanan ini sangatlah terkenal bagi penduduk lokal maupun asing. Banh xeo pada dasarnya adalah pancake goreng berwarna kuning dengan tekstur yang renyah seperti crepes dan diisi dengan daging babi, udang, kacang hijau dan tauge.

Banh xeo menjadi makanan yang sangat populer selama bertahun-tahun, makanan ini telah berkembang dari makanan jalanan yang sederhana menjadi masakan kelas atas. Banh xeo awalnya hanya dijual di kios-kios pinggir jalan, tapi saat ini banh xeo bisa kita temukan di restoran-restoran mewah.

Rumah makan modern memasak banh xeo menggunakan gas dengan alasan efiensi karena lebih cepat. Tapi rumah makan tradisional lebih mengutamakan kualitas daripada kuantitas, mereka tetap menggunakan kayu bakar untuk memasak banh xeo. Walaupun prosesnya lebih lama, tapi rasa dan aromanya tak bisa dibandingkan dengan banh xeo yang dimasak dengan kompor gas.

Banh xeo versi modern mungkin memang terlihat lebih menarik karena presentasi yang lebih profesional. Tetapi meskipun penampilannya menawan, Restoran banh xeo tradisional tetap menjadi favorit tidak hanya di kalangan penduduk lokal tetapi juga wisatawan asing dikarenakan suasana pedesaan dan kelezatan original banh xeo yang menjadi daya tarik utama.

Kamu ingin memasak banh xeo tapi tidak punya tungku untuk memasak dengan kayu bakar? tenang saja. Tidak masalah kalau kamu tidak mendapat rasa originalnya, yang penting kamu tahu gambaran rasanya. Iya kan? Kalau begitu langsung saja ikuti resep spesial yang sudah kami siapkan.

Bánh Xèo (Vietnamese Happy Crepes)

Prep Time 45 mnt | Cook Time 35 mnt | Total Time 1 jam 20 mnt

Serving : 3 porsi

BAHAN-BAHAN:

Crepes:

– 1 cup tepung beras

– 1 cup air

– 1 cup santan

– ½ sdt garam

– 1 sdt kunyit

– 1 daun bawang, iris tipis

– Minyak untuk memasak

Saus:

– 6 sdm air hangat

– 2 sdm gula pasir

– 2 sdm perasan jeruk nipis

– 2 sdm kecap ikan

– 1 siung bawang putih, cincang

– 1 cabai merah, dicacah

Fillings:

– 2 cup tauge segar

– 3 ons daging (atau jamur), diiris

– 3 ons udang kecil, dikupas

– 6 lembar daun bawang, diiris

– Daun selada dan bumbu (mint dan daun ketumbar)

CARA MEMASAK:

  1. Campur semua bahan adonan crepes bersama-sama dalam mangkuk besar sampai halus. Biarkan campuran selama 30 menit saat kamu menyiapkan bahan lainnya.
  2. Campur semua bahan saus kemudian diamkan.
  3. Panaskan wajan anti lengket dengan tutup di atas api sedang. Tambahkan tauge dan masak sampai kelembabannya menguap. Angkat dan sisihkan.
  4. Gunakan api sedang. Tambahkan 1 sdt minyak ke wajan. Masukkan daging dan udang lalu masak selama 2-3 menit, sampai matang. Tambahkan daun bawang dan tumis selama 1-2 menit. Angkat dan sisihkan.
  5. Tambahkan ½ sdt minyak ke wajan (jika terlihat kering) dan tuangkan sekitar ½ cup adonan ke dalam wajan panas, goyangkan wajan dengan cepat untuk membuat lapisan adonan merata melapisi wajan.
  6. Tuangkan daging, tauge, dan udang yang sudah dimasak di atas setengah adonan dan tutup wajan selama 2-3 menit, sampai ujungnya mulai kecokelatan.
  7. Angkat tutupnya dan kecilkan api, masak sampai bagian bawah pancake terlihat renyah, 3-5 menit.
  8. Setelah bagian bawah pancake berwarna keemasan dan renyah, lipat pancake menjadi dua di atas isinya. Pindahkan ke piring dan sajikan.
  9. Lanjutkan dengan adonan dan isian yang tersisa, tambahkan sedikit minyak sesuai kebutuhan sebelum menuangkan adonan.

Selamat mencoba 😀